Walikota se-Indonesia Bahas Penguatan Kerjasama Antar Daerah

Walikota se-Indonesia Bahas Penguatan Kerjasama Antar Daerah

Walikota se-Indonesia Bahas Penguatan Kerjasama Antar Daerah

 

 

Walikota se-Indonesia Bahas Penguatan Kerjasama Antar Daerah

Rapat Kerja Nasional

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XIII yang berlangsung di Tarakan, Kalimantan Utara, resmi dibuka Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono pada Rabu (25/7/2018) pagi.

Forum tersebut dihadiri oleh lebih dari 3.000 orang delegasi daerah, termasuk diantaranya 98 walikota se-Indonesia. Walikota Bogor Bima Arya yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Apeksi tampak hadir bersama para camat dan asisten daerah Kota Bogor. Bima pun duduk satu meja bersama Walikota Sukabumi, Pangkal Pinang, Binjai, Pare Pare dan Malang.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Airin Rachmi Diany

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Airin Rachmi Diany menyatakan, Rakernas Apeksi tahun ini mengusung tema ‘Penguatan Kerjasama Antar Daerah dalam Mengoptimalkan Potensi Daerah’.

“Tema tersebut sangat relevan karena masih adanya ketimpangan pemerataan hasil pembangunan karena keterbatasan pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan memenuhi pelayanan publik yang menjangkau seluruh masyarakat. Pada dasarnya setiap daerah memiliki potensi,” ungkap wanita yang juga Walikota Tangerang Selatan itu.

Ia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, masyarakat seringkali pergi ke daerah lain yang lebih dekat dan lebih mudah aksesnya daripada ke wilayah sendiri.

“Dibutuhkan suatu kerjasama yang diharapkan dapat menjembatani kepentingan untuk maju bersama dan menyelesaikan secara bersama antara daerah, utamanya di wilayah-wilayah perbatasan yang rentan konflik sosial,” katanya.

Airin melanjutkan

Kerjasama antar daerah merupakan wahana dan sarana untuk lebih memantapkan hubungan dan keterikatan antar daerah, menyerasikan pembangunan, menyinergikan potensi antar daerah dengan pihak ketiga, meningkatkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman stakeholder, teknologi serta kapasitas pembiayaan.

“Melalui kerjasama antar daerah diharapkan dapat mengurangi kesenjangan daerah dalam penyediaan infrastruktur sosial yang dapat digunakan secara bersama-sama,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, dikemas pula dialog yang menghadirkan empat narasumber kompeten yang fokus membahas strategi kerjasama antar daerah untuk pembangunan dan pelayanan publik, pembuatan UKM daerah menghadapi era digitalisasi, peluang dan tantangan perekonomian digital untuk mendukung optimalisasi potensi daerah. Terakhir, Walikota Balikpapan menceritakan pengalamannya membangun kerjasama antar daerah.

Sebelumnya, sejumlah kepala daerah anggota Apeksi diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor. Seperti yang ditulis Bima Arya dalam instagram pribadinya dengan akun @bimaaryasugiarto, dirinya bersama Walikota Jambi Syarif Fasha dipercaya sebagai juru bicara untuk menyampaikan sejumlah hal kepada Presiden.

PPDB dan penerimaan CPNS tenaga honorer dan K2

“Kami ingin terjadi sinergi antara pusat dan daerah. Agar daerah bisa lakukan perbaikan jalan-jalan yang statusnya jalan nasional, penambahan anggaran pembangunan di kelurahan untuk kesejahteraan warga, evaluasi sistem zonasi PPDB dan penerimaan CPNS tenaga honorer dan K2. Kami semua berasal dari partai dan daerah yang berbeda-beda. Tapi dipersatukan oleh tugas dan tanggung jawab,” tulis Bima.

Artikel terkait: