Tumbuh dan Berkembangnya Peradaban Yunani

Tumbuh dan Berkembangnya Peradaban Yunani

Tumbuh dan Berkembangnya Peradaban Yunani

Tumbuh dan Berkembangnya Peradaban Yunani

Tumbuh dan Berkembangnya Peradaban Yunani

Yunani adalah salah satu pusat peradaban tertua di Eropa. Letak-nya di ujung tenggara Benua Eropa dan beriklim laut tengah yang nyaman. Peradabannya lahir di lingkungan geografis yang sebenarnya tidak mendukung karena tanahnya kering dengan banyak bentAng alam yang kuat berupa jurang-jurang yang terjal, gunung-gunung yang tinggi serta pantai yang curam dan terjal. Hujan sangat jarang.

1.Kehidupan Masyarakat

Tanah yang bergunung umumnya kurang subur. Di lereng pegunungan, masyarakat dapat menanam gandum serta anggur. Guna mencari daerah yang subur, para petani (colonus) meninggalkan negerinya dan mendirikan daerah koloni di Yunani, antara lain, Italia Selatan, Mesir, Palestina dan Asia Kecil (Turki sekarang). Dari kegiatan tersebut muncul istilah kolonialisme. Masyarakat Yunani juga mengembangkan pelayaran dan perdagangan. (http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/contoh-teks-laporan-hasil-observasi/)

2.Polis

Polis adalah sebuah kota yang terbentang sebagai pusat kota dengan daerah pedesaan di sekitarnya (negara kecil yang merdeka ). Gunung- gunung serta teluk-teluk di sana menghalangi komunikasi melalui darat. Lembah- lembah dan daratan rendah yang terpisah-pisah merupakan unit-unit geografis dan ekonomi yang sifatnya alami dan menjadi pemisah kesatuan unit politik. Bangsa Yunani merupakan campuran antara penduduk asli dan pendatang yang berasal dari padang rumput sekitar Laut Kaspia. Mereka tergolong ras Indo-Jerman yang di sebut bangsa Hellas yang gagah berani. Mereka bermigrasi sejak 2000 SM kemudian menetap di berbagai daerah. Suku bangsa Doria menetap di Jazirah Peloponesos dengan polis utamanya Sparta. Suku bangsa Ionia menetap di Jazirah Attica dengan polis utamanya Athena. Suku bangsa Aeolia menetap di Yunani Utara dengan polis utamanya Delphi. Hubungan antar polis di sana yaitu dalam perdagangan maupun pertukaran ide (gagasan ). Namun, mereka sulit bersatu karena antarpolis saling bersaing untuk memperebutkan puncak kekuasaan. Namun saat menghadapi ancaman bangsa lain, Polis Sparta dan Athena bersatu sehingga menang.

3.Serangan bangsa Persia

Adanya polis-polis menyebabkan bangsa Yunani bersaing memperebutkan hegemoni dan wilayah kekuasaan maka sering menyebabkan peperangan diantara mereka. Namun ketika bangsa Persia akan menginvasi daerah Yunani, maka polis-polis tersebut terutama Athena dan Sparta bersatu menghadapi Persia. Berikut periode Perang Persia- Yunani:

a.Perang Persia Yunani I (492 SM). Peperangan tidak terjadi karena armada tempur Persia dihancurkan badai dan mereka pulang kembali.
b.Perang Persia Yunani II (490 SM)  terjadi di Marathon, dan dimenangkan oleh Yunani.
c.Perang Persia Yunani III. Bangsa Persia datang kembali dan pasukan Yunani menghadapinya di Termopile. Persia dapat dipukul mundur, namun Raja Sparta terbunuh dalam peperangan itu.
Tahun 448 SM diadakan perdamaian antara Yunani dan Persia. Dengan menangnya Yunani, hal ini membuat kemajuan baginya di berbagai bidang.

4.Sistim Pemerintahan Yunani

Pada zaman kuno bangsa Yunani masih terpecah dalam beberapa polis. Kota-kota disana dikelilingi oleh tembok pertahanan. Hal ini merupakan tata pemerintahan gaya Sparta dan Athena. Tata pemerintahan di Sparta digariskan oleh Lycurgus (sekitar 900 SM) dan bersifat  aristokratis militer. Kaum bangsawan memegang peranan dalam pemerintahan. Sedangkan tata pemerintahan Athena digariskan oleh Solon (sekitar 600 SM) dan sifatnya oligarkis demokratis. Pemerintahan ditangan orang baik-baik, namun kekuasaan di tangan rakyat. Yunani memiliki pemerintahan yang desentralisasi
a.Polis Sparta
Konstitusi Sparta membagi masyarakat menjadi tiga golongan yaitu Citizens, Helot dan Peirokoi. Citizens adalah oran-orang Sparta yang jumlahnya 5-10% dari seluruh penduduk (penguasa dan tentara). Kaum Helot merupakan sebagian besar dari penduduk yang bekerja sebagai petani, buruh dan pelayan dari orang-orang Sparta. Periokoi adalah orang yang tinggal dipinggiran kota, hidup sebagai petani, pedagang dan bekerja di pertambangan. Mereka menyukai kebebasan pribadi.
b.Polis Athena
Warga Athena jauh berbeda dengan Sparta. Athena memberikan jaminan kepada warganya dan menghapuskan perbudakan. Warga difokuskan untuk kemajuan seni, teknologi dan filsafat. Athena merupakan polis yang menerapkan sistim demokrasi.

5.Kepercayaan

Kepercayaan bangsa Yunani Kuno adalah Politeisme. Dewa tertingi adalah Dewa Zeus (di yakini sebagai sumber kesusilaan, pelindung dan pencipta keadilan). Dewa-dewa lainnya yaitu Ares, Apollo, Pallas Athena, Aphrodite, Hermes, Posiedon dan Artemis. Menurut kepercayaan Yunani kuno, para dewa bersemayam di Bukit Olympus. Mereka memuja dewa bukan karena takut, namun mereka menggambarkan dewa-dewa yang disembahnya bertubuh dan berperilaku seperti manusia. Bahkan orang Athena menyatakan diri mereka sebagai keturunan Ion, yaitu anak keturunan Dewa Apollo.

6.Karya Sastra

Karya Sastra yang terkenal adalah buku cerita kepahlawanan, yaitu Illiad dan Odyssey karya Homerus (abad ke 8 SM).

7.Seni Bangunan dan Seni Pahat

Awalnya seni patung atau pahat Yunani menghasilkan patung seperti patung bangsa Mesir, kemudian dikembangkan menjadi lebih hidup dengan gaya naturalis . patung dibuat dari marmer dan perunggu. Pemahat yang terkenal bernama Phidias, sedang arsitek bangunan bernama Ikhtinus. Seni pahat menghasilkan berbagai patung para dewa maupun para tokoh yang terkenal.

8.Filsafat dan Ilmu Pengetahuan

Polis Athena melahirkan banyak ahli pikir yang mewariskan pengetahuannya bagi umat manusia. Tepatlah ungkapan Socrates yang menyatakan “Bila anda ingin menemukan orang kuat pergilah ke Sparta, tetapi bila anda ingin menjumpai orang pintar dan bijak, datanglah ke Athena.