Siklus Hidup Aurelia Aurita

Siklus Hidup Aurelia Aurita

Siklus Hidup Aurelia Aurita

Inilah siklus hidup aurelia aurita sebagai berikut:

  • Medusa dewasa jantan dan betina akan menghasilkan gamet (sel telur dan sperma) yang haploid.
  • Fertilisasi sel telur oleh spermatozoid akan menghasilkan zigot yang diploid, Fertilisasi terjadi secara eksternal di air.
  • Zigot akan mengalami pembelahan mitosis dan berkembang menjadi blastula, gastrula, yang kemudian berkembang menjadi planula bersilia yang berenang bebas.
  • Planula akan menetap pada substart tertentu dan tumbuh menjadi polip baru yang berukuran kecil dan bertentakel yang disebut dengan skifistoma, Skifistoma dapat membentuk tunas-tunas baru.
  • Skifistoma dapat melakukan strobilasi atau pembelahan secara melintang pada ujung oral untuk menghasilkan setumpuk bakal medusa atau efira.
  • Efira akan lepas satu persatu menjadi medusa dewasa, setelah efira lepas skifistoma kern bali menjadi polip.

Ciri-Ciri :

  1. Bentuk tubuh seperti mangkuk
  2. Hidup dilaut
  3. Bagian tepi tubuhnya dikelilingi oleh tentakel
  4. Disekitar mulutnya terdapat empat lengan yang dilengkapi oleh nematikis.
  5. Alat pencernaan berupa saluran bercabang
  6. System syarafnya berupa anyaman
  7. Contoh umum di Indonesia adalah Aurelia sp dan obelia sp aurelia aurita

Aurelia aurita merupakan anggota filum Coelenterata, kelas Scyphozoa. Mempunyai bentuk seperti mangkuk dan dikenal sebagai Jelly Fish. Hidup di laut secara planktonik, melayang pada badan air. Hewan ini memiliki lapisan mesoglea yang tebal dan dapat digunakan sebagai sumber nutrisi.


Pada masa hidupnya, bentuk tubuh medusa lebih dominan dibandingkan dengan bentuk polip. Bentuk polip hanya dijumpai pada waktu larva. Hewan ini memiliki alat kelamin yang terpisah pada individu jantan dan betina. Pembuahan ovum oleh sperma secara internal di dalam tubuh individu betina. Hasil pembuahan adalah zigot yang akan berkembang menjadi larva bersilia disebut planula.


Planula akan berenang dan menempel pada tempat yang sesuai. Setelah menempel. Silia dilepaskan dan planula tumbuh menjadi polip muda disebut scifistoma, kemudian membentuk tunas-tunas lateral sehingga tampak seperti tumpukan piring atau strobilasi. Kuncup dewasa paling atas akan melepaskan diri menjadi medusa disebut efira. Selanjutnya efira berkembang menjadi medusa dewasa.


Baca Juga :

Comments are closed.