RUKUN DAN SYARAT PERNIKAHAN

RUKUN DAN SYARAT PERNIKAHAN

RUKUN DAN SYARAT PERNIKAHAN

  • Rukun Dan Syaratnya Pernikahan

Rukun pernikahan ada lima:

  1. Mempelai laki-laki syaratnya: bukan dari mahram dari calon istri, idak terpaksa, atas kemauan sendiri, orangnya tertentu, jelas orangny,calon suami, syaratnya antara lain beragama Islam, benar-benar pria, tidak karena terpaksa, bukan mahram (perempuan calon istri), tidak sedang ihram haji atau umrah, dan usia sekurang-kurangnya 19 tahun.
  2. Mempelai perempuan syaratnya-syaratnya: tidak ada halangan syar’I yaitu tidak bersuami, bukan mahram, tidak sedang dalam iddah, merdeka, atas kemauan sendiri, jelas orangnya. Calon istri, syaratnya antara lain beragama Islam, benar-benar perempuan, tidak karena terpaksa, halal bagi calon suami, tidak bersuami, tidak sedang ihram haji atau umrah, dan usia sekurang-kurangnya 16 tahun.
  3. Wali (wali si perempuan) keterangannya adalah sabda Nabi Saw:

أيما امرأة نكحت بغير إذن وليها فنكاحها باطل

“Barangsiapa diantara perempuan yang menikah dengan tanpa izin walinya, maka pernikahannya batal” (Riwayat Empat Ahli Hadis kecuali Nasa’I)

Dan syarat-syaratnya: laki-laki, baligh, waras akalnya, tidak dipaksa, adil.

Mengenai susunan dan urutan yang menjadi wali adalah sebagai berikut:

1)      Bapak kandung, bapak tiri tidak sah menjadi wali.

2)      Kakek, yaitu bapak dari bapak mempelai perempuan.

3)      Saudara laki-laki kandung.

4)      Saudara laklaki sebapak.

5)      Anak laki-laki dari saudara laki-laki kandung.

6)      Anak laki-laki dari saudara laki-laki sebapak.

7)      Paman (saudara laki-laki bapak).

8)      Anak laki-laki paman.

9)      Hakim. Wali hakim berlaku apabila wali yang tersebut di atas semuanya tidak ada, sedang berhalangan, atau menyerahkan kewaliannya kepada hakim. .


Sumber: https://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/mozilla-resmi-luncurkan-browser-firefox-quantum/

Comments are closed.