Perubahan Sistem Uang Kuliah di Unair, Ini Tanggapan Rektor

Perubahan Sistem Uang Kuliah di Unair, Ini Tanggapan Rektor

Perubahan Sistem Uang Kuliah di Unair, Ini Tanggapan Rektor

Perubahan Sistem Uang Kuliah di Unair, Ini Tanggapan Rektor

Perubahan Sistem Uang Kuliah di Unair, Ini Tanggapan Rektor

Puluhan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa

Universitas Airlangga datang ke Kantor Manajemen Kampus C UNAIR, Rabu (24/4/2019) untuk melakukan audiensi atas adanya informasi mengenai kenaikan biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) dan pembebanan UKA (Uang Kuliah Awal).

Pasalnya pembebanan atau diberlakukan nya UKA dinilai oleh mahasiswa bertentangan dengan Permenristekdikti nomor 39 tahun 2017 tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal Pada Perguruan Tinggi Negeri Di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, pasal 6 dan 8 yang berbunyi PTN dilarang memungut uang pangkal dan atau pemungutan lain selain UKT dari mahasiswa baru program Diploma dan program Sarjana untuk kepentingan pelayanan pembelajaran secara langsung.
Baca Juga:

Kini, Gejala Penyakit Dapat Dikenali Cukup Lewat Aplikasi Seluler
Operasi Otak Sambil Main Gitar
Komitmen Tingkatkan Kualitas Dokter, PAPDI Adakan PIN 63 Workshop
Delegasi UNAIR Lakukan Pertemuan Strategis Bersama Puluhan Mitra dari Berbagai Negara
Peneliti Unair Temukan Senyawa Antikanker pada Tanaman Dadap

Agung Tri Putra selaku Ketua BEM UNAIR pun mengatakan bahwa audiensi ini

dilakukan karena pemberlakuan UKA tersebut ditujukan kepada mahasiswa baru jalur SNMPTN dan SBMPTN golongan 4B yang sebelumnya hanya diberlakukan kepada mahasiswa jalur Mandiri.

“Pada tanggal 18 kemarin kami menerima keluhan dari mahasiswa baru dan orang tua mahasiswa mengenai UKA dan UKS yang diberlakukan untuk mahasiswa baru jalur SNMPTN dan SBMPTN. Pada tahun sebelumnya mahasiswa jalur SNMPTN dan SBMPTN hanya dibebankan UKT dengan 5 golongan tanpa UKA. Sehingga kami melakukan audiensi pada hari ini,” ujar Agung kepada beritajatim.com.

Mahasiswa pun merasa biaya kuliah menjadi naik sehingga pihak mahasiswa baru dan orang tua wali pun merasa resah dan terbebani dengan kenaikan UKS dan pemberlakuan UKA yang harus dibayar diawal.

Menanggapi hal tersebut Rektor UNAIR Prof. Nasih didampingi Wakil Rektor I

UNAIR Prof. Djoko Santoso, Direktur Keuangan Dr. Ardianto, dan Direktur Kemahasiswaan Dr. Hadi Subhan mengatakan bahwa memang ada penyesuaian biaya pendidikan. Namun kenaikannya tidak banyak dan khususnya penyesuaian ini untuk golongan UKT tertinggi.

“Ada beberapa yang naik, tapi tidak semua prodi naik,” kata Prof. Nasih.

Ia pun menambahkan bahwa pada tahun ini memang ada perubahan mekanisme dan sistem pembayaran biaya pendidikan, perubahan ini khususnya untuk mahasiswa dengan golongan UKT tertinggi. Sistemnya dengan subsidi silang, jadi bagi mahasiswa yang menjadi golongan tertinggi atau golongan 4 baik dari SNMPTN, SBMPTN maupun Mandiri tetap akan mendapatkan mekanisme pembayaran yang sama.

Yakni dengan 2 sistem, Golongan 4A dan Golongan 4B. Golongan 4A masih sama dengan sistem pembayaran tahun sebelumnya tapi yang golongan 4B mengunakan mekanisme UKA dan UKS.

 

Sumber :

https://s.id/8909H