Pertama Berumah Tangga, Masukkan Kebutuhan Ini sebagai Prioritas

Pertama Berumah Tangga, Masukkan Kebutuhan Ini sebagai Prioritas

Pertama Berumah Tangga, Masukkan Kebutuhan Ini sebagai Prioritas

Pertama Berumah Tangga, Masukkan Kebutuhan Ini sebagai Prioritas

Setelah menikah, tentu saja banyak hal yang harus mulai dipikirkan

bersama pasangan. Salah satu hal yang paling penting adalah mengenai keuangan rumah tangga. Setelah menikah, tentu saja kondisi keuangan Anda akan berbeda dari sebelum Anda menikah. Terlebih bagi pasangan muda yang baru menikah, penting untuk mengelola keuangan dengan baik.

Jika tidak, akan menyebabkan pengeluaran dan pemasukan tidak beraturan yang mana akan berujung pada pemborosan. Tentu saja jika hal ini dibiarkan terus-menerus, akan membuat kestabilan ekonomi terganggu. Untuk itu, bagi pasangan yang baru menikah dan saat ini menjalani hari-hari pertama berumah tanggan, berikut ini prioritas keuangan yang perlu diperhatikan.

1. Kepemilikan Tempat Tinggal

Hal pertama yang perlu Anda prioritaskan bersama pasangan adalah tempat tinggal atau rumah.

Sebisa mungkin berusahalah untuk tinggal sendiri, tidak bersama dengan orang tua ataupun mertua. Anda bisa mencari rumah yang dapat Anda tinggali yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi finansial.

Bila belum memiliki dana untuk membeli rumah, Anda bisa mencoba untuk kos, kontrak, ataupun sewa rumah/apartemen. Sampai nanti ketika dana sudah terkumpul, barulah Anda bisa mencoba membeli rumah melalui program KPR. Setelah itu, barulah Anda menabung untuk biaya pembelian perabotan serta perlengkapan rumah. Mulai dari kasur, lemari, tv, mesin cuci, meja makan, kompor, hingga lainnya.

2. Tabungan Pendidikan Anak

Setelah itu, Anda bisa mulai memikirkan mengenai tabungan untuk pendidikan anak di masa depan

. Biaya pendidikan semakin meningkat setiap tahunnya sehingga penting untuk mempersiapkan sedari dini agar anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak nantinya. Pos dana yang satu ini tentu akan membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah memiliki asuransi pendidikan untuk anak-anak. Jika tidak, Anda bisa menggunakan tabungan rencana ataupun tahapan berjangka sebagai solusi alternatif. Selain itu, gunakan sistem autodebet sehingga setiap bulannya dana rekening Anda akan terpotong otomatis sesuai nilai nominal yang ditabungkan.

 

Baca Juga :

Comments are closed.