ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL

ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL

ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL

ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL

ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL

Indeks Sequential Merupakan

Cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas. dalam organisasi berkas sequensial pada waktu record ini dibuat,record-record direkam secara berurutan. Record pertama ditempatkan pada posisi pertama dalam berkas, sedangkan record kedua ditempatkan pada posisi kedua,dst.

begitu pula pada waktu pengaksesan dan pada waktu berkas ini digunakan sebagai input, record-record harus diakses secara berurutan. jika kita ingin menambahkan suatu record pada berkas sequential,maka record tersebut akan terletak pada akhir berkas. pada organisasi berkas sequential terdiri dari record-record yang berbeda jenis. karena record-record dalam berkas sequential harus diakses secara berurutan, maka berkas sequential lebih sering menggunakan batch processing daripada interactive processing.

adapun keuntungannya adalah memiliki kemampuan untuk mengakses record berikutnya secara cepat. begitu pula kekurangannya adalah tidak dapat mengakses langsung pada record yang diinginkan.

 

Pembuatan Berkas Sequential

Meliputi penulisan record-record dalam serangkaian yang diinginkan pada media penyimpanan.

Tugas-tugasnya :

(1)Pengumpulan data

(2)Perubahan data dalam bentuk bahasa yang dapat dibaca oleh mesin

(3)Pengeditan data

(4)Pemeriksaan transaksi yang ditolak

(5)Penyortiran edit data

 

Retrieval Terhadap Berkas Sequential

Record pada berkas sequential di retrieve secara berurutan. Retrieve dari sebuah berkas dapat dibagi 2 tergantung pada jumlah data yang dihasilkan, yaitu :
(1)Report Generation
(2)Inquiry

Update Terhadap Berkas Sequential

Frekuensi dimana sebuah master file harus di update bergantung pada faktor-faktor :
(1)Tingkat perubahan data
(2)Ukuran dari master file
(3)Kebutuhan yang mendesak dari data yang sedang berjalan pada master file
(4)File activity ratio

Hit Ratio

Banyaknya record yang harus diakses untuk mendapatkan informasi yang diinginkan dibagi dengan banyaknya record dalam berkas tersebut.Semakin rendah hit ratio, semakin tidak baik bila menggunakan organisasi sequential.Semakin tinggi hit ratio, semakin baik bila menggunakan organisasi sequential.Contoh Teks Editorial Di Koran

File Activity Ratio

Banyaknya record pada master file yang di update dibagi dengan banyaknya record pada master file.Semakin tinggi file activity ratio, semakin lama proses peng-update-an master file.Semakin tinggi kebutuhan akan data yang baru pada master file, maka semakin sering file tersebut diakses.
Semakin sering master file di update, semakin tinggi biaya pemrosesannya.