Meski UNBK Lancar, Sekolah di Malang Tetap Khawatir Kendala Teknis

Meski UNBK Lancar, Sekolah di Malang Tetap Khawatir Kendala Teknis

Meski UNBK Lancar, Sekolah di Malang Tetap Khawatir Kendala Teknis

Meski UNBK Lancar, Sekolah di Malang Tetap Khawatir Kendala Teknis

Meski UNBK Lancar, Sekolah di Malang Tetap Khawatir Kendala Teknis

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMK

, digelar sejak Senin (2/4). Di Kabupaten Malang, ada sekitar 13 ribu siswa SMK, baik negeri dan swasta yang mengikuti ujian akhir berbasis komputer tersebut. Siswa tersebut berasal dari 120 sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Malang Didik Indriatno menjelaskan, untuk mengantisipasi kendala teknis saat pelaksanaan UNBK, pihaknya sudah melakukan beragam upaya. Diantaranya, sudah bekerja sama dengan Telkom dan PLN sebagai penyedia jaringan internet dan listrik.

“Agar nanti ketika anak-anak mengerjakan UNBK, tidak ada kendala. Misalnya saja server down atau listrik mati,” kata Didik, kepada JawaPos.com, Selasa (3/4).

Didik menjelaskan, beberapa sekolah sudah menyiapkan genset.

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi agar ketika listrik mati. Namun, aktivitas ujian masih berjalan.

“Walaupun kami sudah komitmen dengan PLN untuk tidak ada pemadaman listrik. Tapi sebagian sekolah antisipasi juga,” tegas dia.

Meskipun segala sesuatu soal kendala teknis sudah mereka antisipasi secara maksimal, Didik mengaku mereka masih memiliki kekhawatiran. Salah satu faktor yang membuat mereka khawatir adalah cuaca.

Mereka khawatir jika terjadi hujan deras, angin kencang dan pohon tumbang bisa membuat jaringan internet dan listrik bermasalah. Misalnya saja pohon tumbang yang menimpa kabel listrik dan memutuskan salurannya. Atau jaringan internet yang trobel karena cuaca.

Mengantisipasi hal ini, sekolah juga berkerja sama dengan warga.

Sekolah mengimbau, kepada warga agar tidak menebang pohon selama UNBK berlangsung. Agar batang tidak menimpa kabel.

“Kekhawatiran ada, cuaca yang kami khawatirkan. Namun kepada siswa kami juga berpesan agar mereka tetap tenang. Karena jika ada kendala, jawaban mereka sudah tersimpan secara otomatis,” tegasnya.

 

Baca Juga :