Mengenal Tentang Teori Politik Zaman Modern

Mengenal Tentang Teori Politik Zaman Modern

Mengenal Tentang Teori Politik Zaman Modern

Mengenal Tentang Teori Politik Zaman Modern

Mengenal Tentang Teori Politik Zaman Modern

A. Teori Politik Thomas Hobbes 

Kegiatan belajar I membahas tentang teori politik Thomas Hobbes yang mencakup: 

  1. Pengaruh situasi politik pada masa sistem politik absolut di bawah kekuasaan Charles I dan Charles II di Inggris, kemudian Hobbes menulis Buku Decove 1642 dan Leviathan 1951.
  2. Runtuhnya kekuasaan Absolute sebagai akibat dari petentangan antara cendikiawan dengan raja-raja dalam hal pembatasan kekuasaan raja yang menimbul teori politik liberal. 3. Thomas Hobbes mengemukakan teori politik State Of Nature yakni manusia yang satu menjadi lawan terhadap manusia lain. Keadaan ini disebut In Abstracto yang memiliki sifat; a) bersaing, b) membela diri, c) ingin dihormati.
  3. Untuk menghindari kematian, Hobbes mengemukakan teori perjanjian sosial untuk merubah bentuk kehidupan manusia dari keadaan alamiah ke dalam bentuk negara atau Commen Wealth.
  4. Hobbes sebagai seorang filosof ditandai dengan adanya keinginan untuk memperoleh kenikmatan hidup dalam hal materi. Oleh sebab itu dia disebut filosof yang materialistis.
  5. Pada sisi teori politik dan teori kekuasaan ini digambarkan oleh Hobbes dalam buku Leviathan. Namun dari segi praktis teori politik Hobbes dominan berlaku pada saat sekarang.


B. Teori Politik John Locke 

Kegiatan belajar 2 membahas tentang teori politik John Locke yang mencakup: 

  1. Kegiatan semasa hidup John Locke yang mampu berkarya dalam bidang teori politik ditulis dalam buku TWO TREATISES ON CIVIL

GOVERNMENT.

  1. State of Nature juga merupakan karya teori politik yang beda dengan Hobbes. John Locke menekankan bahwa dalam state of nature terjadi:
    • Kebingungan
    • Ketidak pastian
    • Ketidak aturan
    • Tidak ada kematian.
  2. Pada sisi lain Locke mengemukakan hak-hak alamiah sebagai berikut:
    • hak akan hidup
    • hak atas kebebasan dan kemerdekaan
    • hak memiliki sesuatu.
  3. Konsep perjanjian masyarakat merupakan cara untuk membentuk negara. Oleh karena itu negara harus mendistribusi kekuasaan kepada lembaga:
    • legislatif
    • eksekutif dan yudikatif
    • federatif
  4. Dalam hal bentuk negara Locke membagi atas:
    • Monarkhi
    • Aristokrasi
    • Demokrasi
  5. Dan tujuan negara yang dikehendaki Locke yaitu untuk kebaikan ummat manusia melalui kegiatan kewajiban negara memelihara dan menjamin hak-hak azasi manusia. Dan pada akhirnya Hobbes dan Locke memiliki perbedaan dalam hal teori perjanjian sosial.


C. Teori Politik Montesquine 

Kegiatan belajar 3 membahas tentang teori politik Montesquieu yang mencakup: 

  1. Montesquieu terkenal dengan dunia ilmu pengetahan tentang negara, hukum dan kemudian dia mengemukakan state of nature yang diartikan dalam keadaan alamiah kualitas hidup manusia rendah.
  2. Teori politik Trias Politika yang dikemukakan oleh Montesquieu merupakan landasan pembangunan teori demokrasi dalam sistem politik yang menekankan adanya CHEK AND BALANCE terhadap mekanisme pembangian kekuasaan.
  3. Demokrasi yang dibentuk yaitu demokrasi liberal yang masih mengalami kekurangan. Untuk memantapkan dan menyempurnakan teori demokrasi liberal maka dibutuhkan berbagai unsur-unsur demokrasi liberal untuk mengukuhkan Montesquieu sebagai pencetus demokrasi liberal.

 

Baca Artikel Lainnya: