Kebutuhan Manusia yang Tidak Terbatas

Kebutuhan Manusia yang Tidak Terbatas

Sebagai manusia, Anda punyai kebutuhan. Apabila satu kebutuhan
telah terpenuhi, kebutuhan lain dapat muncul. Mengapa demikian? Sifat
kebutuhan manusia adalah tidak terbatas. Pada dasarnya, manusia tidak
pernah puas. Konsep ini udah dijelaskan oleh para pemikir mazhab
klasik layaknya Adam Smith. Menurutnya, setiap aktivitas ekonomi
masyarakat didorong oleh prinsip-prinsip mendahulukan kepentingan
(kebutuhan) diri sendiri. Kebutuhan manusia sendiri tetap meningkat
dan beralih gara-gara beraneka macam faktor, yaitu:

a. Usia

Anda pasti masih ingat apa kebutuhan Anda dikala masih bayi.
Ketika baru lahir kebutuhan kita yang utama adalah susu dan popok
bayi. Menginjak usia empat bulan kita sudah
membutuhkan makanan lumat layaknya bubur.
Beberapa bulan kemudian kita udah makan
makanan yang lebih bervariasi. Setelah masuk
usia sekolah, Anda perlu pendidikan
formal. Mulai dari SD, SMP, dan SMA. Selama
masa sekolah, kebutuhan Anda juga bertambah
seperti alat-alat tulis, buku pelajaran, transportasi,
dan sebagainya. Demikian pula dikala Anda
menikah dan berkeluarga, kebutuhan Anda terus
bertambah. Hal ini membuktikan tipe atau jumlah
kebutuhan tetap meningkat bersamaan perkembangan
usia.

Artikel Lainnya : https://tutorialbahasainggris.co.id/motivation-letter-5-cara-dan-contoh-membuat-motivation-letter-bahasa-inggris/

b. Pendidikan

Kebutuhan manusia juga berkembang bersamaan bersama dengan tingkat
pendidikannya. Ketika Anda duduk di bangku SD, kebutuhan Anda
tentu tidak sebanyak dikala Anda duduk di bangku SMP. Misalnya
untuk alat-alat sekolah, dikala di SD buku yang Anda perlukan tidak
sebanyak dikala di SMP. Ketika di SMA layaknya sekarang, kebutuhan
buku Anda lebih banyak lagi. Itu baru di dalam perihal peralatan sekolah.
Apakah kebutuhan duwit saku Anda juga meningkat?

c. Teknologi

Perkembangan teknologi juga berpengaruh pada kebutuhan.
Sekarang Anda udah biasa memandang orang berbicara melalui telepon
sambil jalan-jalan. Ini adalah akibat dari pertumbuhan teknologi
komunikasi yang menghasilkan handphone
(telepon genggam). Dengan punyai handphone,
orang jadi lebih ringan berkomunikasi, lebih
gaya, dan tidak diakui gagap teknologi. Orang
pun terasa bahwa handphone adalah kebutuhan
yang tidak kalah penting dari makanan atau
pakaian, maka tidak jarang Anda memandang orang
yang tetap berganti-ganti handphone demi
mengikuti pertumbuhan teknologi tersebut.
Coba Anda temukan kembali peningkatan kebutuhan
akibat pertumbuhan teknologi yang ada di
lingkungan kurang lebih Anda!

d. Pendapatan

Coba menyimak orang-orang di kurang lebih daerah tinggal Anda. Tentu
Anda sanggup membedakan mana yang berpendapatan tinggi dan
mana yang berpendapatan rendah. Apakah kebutuhan mereka
berbeda? Coba lihat, mengapa tetangga Anda ada yang
menggunakan mobil dikala bepergian, kala ada pula yang
hanya mengayuh sepeda. Ini membuktikan bahwa tinggi rendahnya
pendapatan berpengaruh pada kebutuhan. Mungkin tetangga
Anda yang hanya mengayuh sepeda itu kelak dapat berubah motor
ketika pendapatannya meningkat.

e. Jumlah Penduduk

Kebutuhan dapat makin besar bersamaan bersama dengan pertambahan
penduduk. Hal ini pasti ringan Anda pahami. Perhatikanlah keluarga
Anda. Setiap bagian keluarga pasti punyai kebutuhan sendiri.
Misalnya, Anda perlu makanan untuk tiga kali sehari, tiga
pasang baju seragam, dua pakai sepatu, dan seterusnya. Semakin
banyak jumlah bagian keluarga, makin besar dan banyak variasi pula
kebutuhannya. Demikian juga di dalam lingkup yang lebih luas seperti
negara. Ini sanggup Anda memandang dari besarnya Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara (APBN) yang tetap meningkat bersamaan dengan
bertambahnya jumlah penduduk.

f. Iklan atau Promosi Produk

Dalam kehidupan modern, kebutuhan manusia juga banyak dipengaruhi
oleh pertumbuhan produk-produk baru dan promosi produk
melalui beraneka tempat massa. Sebagai contoh, kerap kita membeli
suatu produk hanya gara-gara iklan produk berikut kerap muncul di
televisi. Iklan sebenarnya dirancang untuk pengaruhi persepsi
konsumen bahwa produk berikut sesuai bersama dengan kebutuhan calon
konsumen.

Dampak Negatif Zat Psikotropika

Cara Merawat Bunga