ITB Buka Klinik, Bisa Layani Peserta BPJS

ITB Buka Klinik, Bisa Layani Peserta BPJS

ITB Buka Klinik, Bisa Layani Peserta BPJS

ITB Buka Klinik, Bisa Layani Peserta BPJS

ITB Buka Klinik, Bisa Layani Peserta BPJS

UPT Pelayanan Kesehatan Institut Teknologi Bandung meresmikan Gedung Klinik Pratama ITB

yang berlokasi di Rumah A, Jl. Ganesa no.15A Bandung, Kamis 27 Desember 2018 lalu. Klinik tersebut, diperuntukkan untuk melayani masyarakat yang berobat dengan menggunakan BPJS.

“Klinik Pratama ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat sekitar ITB dan seluruh civitas akademika ITB yang biasanya harus menuju Puskemas cukup jauh,” kata Kepala UPT Layanan Kesehatan ITB Dr. Sasanti Tarini dalam siaran pers ITB, Rabu (2/1).

Bangunan rumah A yang digunakan sebagai klinik, merupakan bangunan heritage. Pada masa sebelumnya pernah digunakan sebagai Asrama Mahasiswa, Kantor Pos dan perkantoran sebelum akhirnya pada penghunjung 2017 ITB mengalihfungsikan bangunan ini sebagai Klinik Pratama ITB.

Jika pada sebelumnya sudah didirikan Klinik Bumi Medika Ganesha ITB

yang berlokasi di jalan Gelap Nyawang, Klinik Pratama ini diperuntukkan untuk melayani masyarakat yang berobat dengan menggunakan BPJS. Di era Jaminan Kesehatan Nasional yang mewajibkan seluruh masyarakat Indonesia bergabung dengan BPJS mendorong institusi–institusi besar termasuk ITB untuk menjadi salah satu mitra BPJS dalam menyediakan layanan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Peresmian Klinik Pratama secara simbolis dilakukan oleh Rektor ITB Prof. Kadarsah Suryadi dengan menggunting pita dan pemotongan tumpeng. Menurut Rektor, kehadiran klinik tersebut telah mendukung salah satu pilar dalam indeks pembangunan manusia (IPM), yaitu kesehatan masyarakat.

“Kalau kita kaitkan dengan kehidupan kita, ada yang namanya indeks pembangunan manusia, ada tiga komponen di antaranya suatu bangsa akan maju kalau masyarakatnya sejahtera, suatu bangsa akan maju kalau pendidikan di masyarakatnya maju dan suatu bangsa akan maju kalau kesehatannya terjaga,” kata Rektor dalam sambutannya.

“Gedung yang dipakai klinik adalah bangunan herritage

. Saya kira gedung yang istimewa kita persembahkan untuk kesehatan,” pungkasnya.

Klinik Pratama ITB beroperasi dari Senin – Jumat pukul 07.30 sampai 16.30 WIB. Layanan yang tersedia yaitu poli umu, poli gigi, farmasi, serta laboraturium klinik sederhana. Namun setelah diresmikan, Klinik Pratama belum bisa digunakan, proses perizinan selesai pada sekitar bulan Januari mendatang kemudian akan dilanjutkan dengan proses kredensialing dengan BPJS.

Diharapkan dengan lokasinya yang strategis di Jl Ganesa tersebut maka masyarakat sekitar ITB dapat menggunakan layanan kesehatannya dengan menggunakan kartu BPJS nya. Klinik Pratama ITB yang dikepalai oleh drg. Vera Ratnauli operasionalnya akan berada dalam koordinasi UPT Layanan Kesehatan ITB. Jo

 

Sumber :

https://civitas.uns.ac.id/gawean/agar-anak-suka-membaca-ini-cara-kenalkan-anak-pada-buku-497