INDONESIA BUTUH TELEMATIKA

INDONESIA BUTUH TELEMATIKA

INDONESIA BUTUH TELEMATIKA

INDONESIA BUTUH TELEMATIKA

INDONESIA BUTUH TELEMATIKA

Bila kita lihat dan kita amati lebih cermat, Indonesia adalah

 

negara dengan ribuan pulau yang tersebar. Di setiap pulau tersebut apabila lebih di perhatikan kembali maka akan terlihat berbagai potensi dan kekayaan yang melimpah dari berbagai sektor. Yang sangat disayangkan adalah kurang peka nya rakyat Indonesia akan kaya nya potensi tersebut. Negara-negara maju sudah sangat memperhatikan kondisi telematika yang ada di negara nya seperti Jepang, Korea, Cina dan juga Amerika. Negara-negara tersebut sangat memperhatikan dari segi telematika nya sehingga informasi yang di akses mengalami perkembangan yang sangat pesat dan juga mempengaruhi perekonomian pada Negara tersebut. 

 

    Arus Globalisasi yang terjadi saat ini sangat memperhatikan pada aspek informasi.

Sehingga dapat dipastikan bahwa informasi menjadi hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup. Akses informasi yang tidak mengenal jarak dan waktu karena adanya Internet membuat kita lebih leluasa untuk mendapatkan informasi dari berbagai pihak dan juga dari negara apapun. Di Indonesia sendiri masih dapat dikatakan rendah dari perkembangan telematika nya dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia dan juga Singapura. Masalah terbesar yang mempengaruhi lambat nya pertumbuhan telematika di negeri ini adalah political will (kebijakan pemerintah) yang kurang mendukung dan memperhatikan dari sektor ini.

     Pembangunan di sektor telekomunikasi

sebenarnya tanpa disadari mempunyai pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Sebagaimana di kutip dari Organisasi Telekomunikasi Dunia (ITU) menyatakan bahwa penambahan investasi pada sektor komunikasi sebesar 1% akan mendorong ekonomi nasional sebebsar 3%. Sehingga dapat dipastikan bahwa perkembangan telematika tidak bisa di pandang sebelah mata karena banyak dari negara maju yang pemerintahnya sangat memperhatikan dari sektor telematika ini.

     Pada beberapa tahun ini pemerintah telah men stop pengalokasian dana

untuk telekomunikasi karena pemerintah beranggapan bahwa sektor ini bisa di tangguhkan kepada BUMN dan juga Swasta. Hal ini dikarenakan komunikasi sekarang telah menjadi bahan komoditas yang hampir setiap orang membutuhkan pada Informasi. Namun telah kita sadari bahwa belum semua dari wilayah di Indonesia dapat mendapatkan akses informasi yang cepat seperti di daerah Indonesia bagian timur. Mereka tertinggal jauh di bandingkan dengan wilayah bagian Indonesia bagian barat sehingga terjadi ketimpangan dari segi sosial sehingga mereka menjadi daerah tertinggal.
     Indonesia harus memiliki insting yang tajam terhadap peluang pada telematika. Untuk dapat bersaing dengan negara yang lebih maju maka seharusnya pemerintah lebih memperhatikan dari segi  kualitas dan kuantitas penyebaran informasi yang dapat di akses oleh masyarakat. Karena dengan telematika dapat memungkinkan rakyat Indonesia di wilayah pelosok negeri dapat mengakses informasi secara cepat dan mudah sehingga mereka dapat belajar dan juga mengetahui informasi dengan cepat.