Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Pihak Sekolah Ajukan Perbaikan

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Pihak Sekolah Ajukan Perbaikan

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Pihak Sekolah Ajukan Perbaikan

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Pihak Sekolah Ajukan Perbaikan

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Pihak Sekolah Ajukan Perbaikan

Terkait dua atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mojoroto, Kecamatan Jetis

, Kabupaten Mojokerto ambruk, pihak sekolah sudah mengajukan ke pemerintah meminta bantuan terkait fasilitas dan pembangunan. Namun, hingga sampai saat ini belum juga ada realisasi.

Guru kelas III dan IV SDN Mojoroto, Setiyo Herysusanto mengatakan, atap bangunan kelas V dan VI roboh sejak tahun 2018 yang lalu. “Tiba tiba saja roboh, pada saat itu siswa-siswa sedang istirahat kalau nggak salah dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkapnya, Rabu (24/7/2019).

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan permohonan kepada pemerintah t

api belum juga ada realisasi. Pihaknya mendapatkan informasi jika pada bulan Juni 2019 lalu sudah disetujui dan akan dibangun pada bulan September mendatang.
Baca Juga:

1 Ruang untuk Siswa 2 Kelas, Disdik Janji Rehab SDN Sendir Lenteng
Miris, Rumah Penggali Kubur Nyaris Roboh
Hujan dan Angin Kencang, Tiga Kelas SDN Sendir Roboh
Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Siswa Kelas V dan VI Belajar Berdesakan
Crane Proyek Gedung Baru Unej Ambruk Timpa Rumah Warga

“Namun hingga saat ini pihaknya mengaku tidak tahu terkait kebenarannya dan berharap segera terealisasi

Karena selama dua tahun ini, kelas V dan VI harus menempati rumah dinas kepala sekolah untuk proses belajar mengajar yang selama ini ditempati tukang kebun,” katanya.

Tidak hanya itu, fasilitas lain di SDN Mojoroto seperti kamar mandi juga tidak bisa digunakan sejak enam tahun yang lalu. Bahkan dari enam kelas yang seharusnya digunakan sebagai ruang belajar mengajar pada siswa, kelas III dan IV juga digabung dan di sekat kayu.

“Mereka harus belajar didalam satu ruangan berukuran 8×5 meter persegi dan di sekat kayu. Satu ruangan di isi 33 siswa siswi. Yang memilik ruangan kelas sendiri hanya kelas 1 dan 2, selebihnya di jadikan satu ruangan,” tegasnya

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=3SM71