CIRI CIRI PAJAK

CIRI CIRI PAJAK

CIRI CIRI PAJAK

1. PAJAK MERUPAKAN KONTRIBUSI WAJIB SETIAP WARGA NEGARA

Artinya adalah setiap orang akan memiliki kewajiban untuk membayar pajak, dan hal ini berlaku untuk seluruh rakyat atau warga Negara yang telah memenusi syarat subjektif dan syarat objektif. Misalnya warga Negara yang telah memiliki jumlah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), lebih dari Rp.2.050.000,- per bulannya.

Jika anda merupakan seorang karyawan atau pegawai, baik karyawan swasta ataupun pegawai pemerintahan dan memiliki total penghasilan lebih dari 2 juta rupiah maka anda sudah wajib membayar pajak. Sedangkan jika anda seorang wiraswasta, maka setiap penghasilan anda akan dikenakan pajak sebesar 1% dari total penghasilan kotor setiap tahunnya.

2. PAJAK MEMILIKI SIFAT MEMAKSA UNTUK SETIAP WARGA NEGARA YANG TINGGAL DI DALAMNYA

Jika seseorang sudah memenuhi syarat, baik syarat subjektif maupun syarat obejktif maka orang tersebut wajib membayar pajak. Karena di dalam Undang-Undang pajak pun sudah dijelaskan bahwa jika seseorang dengan sengaja tidak membayar pajak, maka ada ancaman sangsi administrative maupun hokum secara pidana.

3. WARGA NEGARA TIDAK AKAN MENDAPAT IMBALAN SECARA LANGSUNG DARI PAJAK YANG DIBAYARKAN

Pajak adalah hal yang berbeda dengan retribusi, karena contoh dari retribusi misalnya adalah ketika anda mendapat manfaat dari parkir maka anda harus membayar sejumlah uang yaitu retribusi parkir itu sendiri. Sedangkan pajak tidak seperti itu, karena ketika anda membayar pajak anda tidak akan mendapat imbalan atau manfaatnya setelah membayar.

Karena pajak merupakan salah satu sarana dalam hal pemetaan dana yang dimiliki oleh Negara. Sehingga pada saat anda membayar pajak dengan jumlah tertentu, maka anda tidak akan mendapat manfaatnya secara langsung. Yang akan anda dapatkan dari pajak yang dibayar tersebut adalah, perbaikan jalan raya di daerah anda tinggal misalnya.

Selain itu masih banyak manfaat lainnya yang bisa anda nikmati seperti fasilitas kesehatan gratis bagi anda dan keluarga, beasiswa pendidikan bagi anak anda, dan lain sebagainya.

4. PAJAK SUDAH DIATUR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG YANG BERLAKU

Artinya adalah pajak sudah diatur dengan sebaik-baiknya di dalam Undang-Undang Negara. Ada beberapa jenis Undang-Undang yang mengatur tentang pajak misalnya dalam hal mekanisme perhitungan, pembayaran, dan juga pelaporan pajak.


Baca Juga :

Comments are closed.