BNI Life Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Pelatih

BNI Life Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Pelatih

BNI Life Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Pelatih

BNI Life Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Pelatih

BNI Life Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Pelatih

BANDUNG-BNI Life sebagai official sponsor asuransi untuk Pekan

Olahraga Nasional (PON) XIX dan Peparnas XV memberikan santunan duka cita kepada pelatih cabang olahraga menembak kontengen DI. Yogyakarta, Sebastian Laksawana (73) yang meninggal akibat terkena serangan jantung. Santunan sebesar Rp 50 juta ini diserahkan oleh Head of Claim BNI Life dr Santy Dahlan kepada almarhum yang diwakili oleh perwakilan PB PON di Bandung, Jawa Barat.

Santunan yang diberikan ini merupakan program perlindungan Jiwa

Optima Group Life yang diberikan oleh BNI Life kepada atlet dan official pendukung selama PON XIX dan Peparnas XV berupa perlindungan keuangan terhadap risiko yang mungkin terjadi dalam masa pertangungan asuransi

“Pertama-tama kami mengucapakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Head of Claim BNI Life dr Santy Dahlan di Media Center Utama (MCU) PON XIX Hotel Trans Luxury Bandung, Rabu (28/9) malam.

Selama pelaksanaan PON XIX di Jawa Barat, BNI Life

memberikan perlindungan asuransi jiwa dan kesehatan kepada 13.000 atlit dan official pendukung yang terlibat. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk pertanggungan asuransi kesehatan, termasuk yang disebabkan karena kecelakaan dan asuransi jiwa kepada pemegang polis yaitu Panitia Besar PON XIX.

Santy menjelaskan, santunan ini merupakan wujud tanggung jawab BNI Life dalam memberikan proteksi asuransi kepada atlet dan official pendukung selama PON XIX dan Peparnas XV. Selain santunan kepada Almarhum, kami juga telah membantu biaya perawatan rumah sakit para atlit dan official XIX. Salah satunya adalah atlit gantole asal Kalimantan Selatan Sisworo yang harus menjalani operasi engkel kaki karena mengalami kecelakaan saat bertanding.

Dari awal pelaksanaan PON yakni pada 17 September hingga 26 september 2016, nilai klaim yang telah ditanggung oleh BNI Life mencapai Rp 165 juta. Program perlindungan dan jaminan ini masih terus berjalan hingga 1 oktober 2016, sehingga atlit dan official yang masih dirawat melebihi tanggal tersebut sisa hari perawatannya akan dibebankan kepada masing-masing. Adapun bentuk perlindungan kesehatan yang dijamin oleh BNI Life adalah rawat inap termasuk didalamnya operasi besar setara dengan kelas 1. jo

 

Sumber :

http://forum.detik.com/isi-trikora-t2044971.html