Bima Arya Segera Terbitkan Perwali Pendidikan Anti Korupsi

Bima Arya Segera Terbitkan Perwali Pendidikan Anti Korupsi

Bima Arya Segera Terbitkan Perwali Pendidikan Anti Korupsi

Bima Arya Segera Terbitkan Perwali Pendidikan Anti Korupsi

Bima Arya Segera Terbitkan Perwali Pendidikan Anti Korupsi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) segera mewajibkan SD dan SMP

di Kota Bogor untuk memasukkan muatan pendidikan antikorupsi di mata pelajaran. Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan, kebijakan ini untuk mendukung pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini. ”Kami menyepakati ada beberapa langkah aksi menindaklanjuti koordinasi antara Pemerintah Kota Bogor dan KPK. Kami segera mewajibkan SD dan SMP di Kota Bogor untuk memasukkan mata pelajaran antikorupsi segera,” ungkapnya.

Menurut Bima, Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai payung hukum terkait kebijakan

tersebut akan diterbitkan pekan depan. ”Minggu depan (minggu ini, red) saya akan keluarkan Perwali-nya. Karena pendidikan korupsi harus mulai dari awal,” ujarnya. Dalam pertemuan di KPK, Pemkot Bogor dan KPK juga membahas mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). ”Pemkot Bogor sudah 100 persen melaporkan atau menyerahkan, meski masih ada 11 (orang) yang belum sempurna harus disempurnakan, direvisi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, KPK telah memaparkan kecenderungan praktik korupsi

di lingkungan pemerintah daerah, termasuk bidang yang berpotensi terjadi tindak pidana korupsi. ”Kami diberikan paparan bahwa kecenderungan itu ada di dua bidang. Pertama terkait penyuapan dan kedua pengadaan barang jasa. Jadi, kami diberikan gambaran bagaimana caranya, langkah-langkah apa yang dilakukan untuk mencegah hal itu terjadi,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menambahkan, dengan koordinasi ini pihaknya berharap ke depan di Kota Bogor tak ada peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang sudah terjadi di daerah lain. ”Jadi, banyak sekali perbincangan kami dengan pimpinan KPK, karena kita tak ingin di Kota Bogor ada peristiwa sama dengan daerah lain. Apalagi OTT misalnya. Kita ingin melangkah kedepan dengan mantap untuk memberantas korupsi,” ucapnya

 

Baca Juga :