Asosiasi Telekomunikasi nantikan peraturan dirjen untuk IMEI

Asosiasi Telekomunikasi nantikan peraturan dirjen untuk IMEI

Asosiasi Telekomunikasi nantikan peraturan dirjen untuk IMEI

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia

(ATSI) menyatakan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah untuk menjalankan regulasi International Mobility Equipment Identity (IMEI).

“Peraturan kementerian kan sudah, yang kami tunggu peraturan (tingkat) direktur jenderal,” kata Anggota Dewan ATSI, Arief Musta’in, saat ditemui di diskusi Selular Telco Outlook 2020 di Jakarta, Senin.

Peraturan tingkat dirjen akan mengatur detail tentang regulasi IMEI, yang akan menjadi landasan bagi operator seluler mengenai teknis pelaksanaan.

“Untuk IMEI, kami memang sedang menunggu detail teknis pelaksanaan bagaimana,” kata Arief.

Baca juga: IMEI berlaku 2020, IDC prediksi pengiriman ponsel naik 7 persen

Baca juga: Kominfo bahas aturan teknis soal IMEI

ATSI menyatakan operator seluler akan mengikuti teknis operasional yang ditetapkan untuk regulasi IMEI karena tujuan aturan ini adalah untuk mengurangi penjualan ponsel ilegal.

ATSI belum bisa memastikan apakah operator nanti akan menggunakan mesin Equipment Identity Register (EIR) karena masih membutuhkan pengkajian.

Pengamat telekomunikasi Agung Harsoyo pada Oktober lalu

menyatakan penggunaan mesin EIR untuk mekanisme blokir ponsel ilegal tidak bersifat wajib bagi operator seluler karena belum diputuskan blokir seperti apa yang akan diterapkan .

Jika blokir dilakukan lewat operator, ponsel yang nomor IMEI terdeteksi ilegal tidak akan dapat digunakan di Indonesia.

 

sumber :

https://duniapendidikan.co.id/seva-mobil-bekas/

Comments are closed.